Pertemuan MGMP Pendidikan Agama Katolik Dipimpin Uskup Manado, SMAN 7 Manado Panen 1000 Liter Eco Enzyme

Kementerian Agama bersama para guru dan siswa menghadiri kegiatan Pertemuan MGMP Pendidikan Agama Katolik yang dipimpin oleh Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC di SMAN 7 Manado pada Senin (11/5/2026).
Kegiatan diawali dengan penyambutan Uskup di aula sekolah, kemudian dilanjutkan dengan ibadah misa di gedung serbaguna sekolah. Setelah itu, rombongan menuju bank sampah sekolah untuk melakukan pemberkatan hasil panen 1000 liter eco enzyme yang menjadi program inovasi lingkungan sekolah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama, Hj. Rogaya Udin, M.Pd., para guru Pendidikan Agama Katolik se-Kota Manado, siswa Katolik SMAN 7 Manado, serta perwakilan siswa Katolik dari berbagai sekolah di Manado.
Program eco enzyme di SMAN 7 Manado sendiri telah berjalan sejak Januari 2026. Program tersebut memanfaatkan sisa makanan dari program makan bergizi gratis untuk diolah menjadi eco enzyme sebagai bagian dari pembentukan ecoteologi dan kepedulian terhadap lingkungan.
Ketua Green Community SMAN 7 Manado, Jhofan Amandu Margani, menjelaskan bahwa eco enzyme memiliki banyak manfaat bagi lingkungan, seperti digunakan sebagai pupuk organik, sabun alami, bahan lilin, hingga cairan penyiraman untuk mengurangi bau di lingkungan sekitar. Menurutnya, inovasi tersebut hadir sebagai solusi dalam mengolah limbah organik yang semakin meningkat setiap harinya.
Selain pemberkatan eco enzyme, kegiatan juga dirangkaikan dengan panen sayur organik hasil pengembangan eco enzyme di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC mengungkapkan rasa bangganya terhadap lingkungan sekolah yang dinilai bersih, resik, dan indah. Ia juga mengapresiasi SMAN 7 Manado yang dinilai mampu menjadi motivator dalam mengelola sisa makanan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan.
Sementara itu, Hj. Rogaya Udin, M.Pd. menyampaikan kebanggaannya terhadap solidaritas umat Katolik serta dukungan pihak sekolah dalam membangun gerakan peduli lingkungan. Ia turut mengapresiasi kepala sekolah dan organisasi lingkungan yang aktif mengelola lingkungan sekolah dengan baik.
Kepala sekolah Dr. Willem Hanny Rawung, S.S., M.Hum. mengatakan bahwa pihak sekolah merasa bersyukur atas kehadiran Uskup dan Kepala Kantor Kementerian Agama dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, menjaga dan mengolah alam merupakan salah satu tujuan penting dalam kehidupan manusia yang harus terus diterapkan di lingkungan sekolah.

Bagikan...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *